Checklist Setup Awal
Gunakan sebelum sistem mulai beroperasi dan setiap kali ada modul atau staf baru.
1. Login sebagai Owner yang benar.
Setiap unit usaha menggunakan database dan data terpisah. Jangan mencampur akun antarunit.
Setiap unit usaha menggunakan database dan data terpisah. Jangan mencampur akun antarunit.
2. Ikuti Setup Wajib setelah login Owner.
Sistem memeriksa role Manager dan semua modul operasional aktif. Jika ada role tanpa profil staf aktif, portal meminta akun dibuat terlebih dahulu dan menahan akses modul operasional sampai checklist selesai.
Sistem memeriksa role Manager dan semua modul operasional aktif. Jika ada role tanpa profil staf aktif, portal meminta akun dibuat terlebih dahulu dan menahan akses modul operasional sampai checklist selesai.
3. Buat akun sesuai tugas.
Pilih role yang benar, isi nama, email, password, dan cabang. Gunakan email yang telah didaftarkan untuk unit usaha yang sesuai.
Pilih role yang benar, isi nama, email, password, dan cabang. Gunakan email yang telah didaftarkan untuk unit usaha yang sesuai.
4. Verifikasi penyimpanan.
Pastikan akun muncul di daftar staf dengan role, status aktif, dan cabang yang benar. Jika ada error atau profil tidak muncul, jangan anggap akun siap.
Pastikan akun muncul di daftar staf dengan role, status aktif, dan cabang yang benar. Jika ada error atau profil tidak muncul, jangan anggap akun siap.
5. Periksa cabang.
Jika cabang sudah terdaftar dan benar, lewati setup cabang. Jika belum ada, administrator sistem perlu menyiapkan ID cabang, konfigurasi sistem, data database, dan izin akses.
Jika cabang sudah terdaftar dan benar, lewati setup cabang. Jika belum ada, administrator sistem perlu menyiapkan ID cabang, konfigurasi sistem, data database, dan izin akses.
6. Uji akses.
Pastikan user hanya bisa membuka modul dan cabang sesuai tugasnya. Jangan berbagi akun.
Pastikan user hanya bisa membuka modul dan cabang sesuai tugasnya. Jangan berbagi akun.
Batas pemeriksaan: sistem mengecek profil staf aktif di master/staff, bukan daftar lengkap akun autentikasi melalui layanan admin. Cabang yang sudah ada di konfigurasi brand digunakan kembali. Cabang baru tetap memerlukan konfigurasi sistem dan database; form akun staf tidak membuat cabang.
Login & Identitas
Gunakan halaman login utama untuk masuk.
1. Buka halaman utama, masukkan email dan password.
2. Email menentukan unit usaha yang digunakan. Gunakan akun yang telah didaftarkan untuk unit usaha tersebut.
3. Sistem memeriksa autentikasi dan profil master/staff; profil harus ada dan memiliki role.
4. Pilih modul yang diizinkan. Jika akses ditolak, minta Owner memeriksa role, status aktif, dan cabang.
Jangan mengirim password di grup chat atau berbagi akun dengan pegawai lain.
Owner Dashboard
Pantau Status Live dan aktivitas cabang yang ditampilkan.
Gunakan daftar staf untuk memeriksa nama, email, role, status, dan cabang.
Tambah Akun membuat akun Owner atau Manager. Tetapkan cabang dengan benar.
Setelah perubahan role/cabang, uji login dan akses user.
Modul Security dan Reception tidak termasuk paket operasional saat ini.
Master Data & Management
Menu: periksa nama, kategori, harga jual, dan foto. Data modal/cost adalah informasi internal, bukan untuk menu publik.
Staff: gunakan Buat Akun Staff untuk role operasional yang didukung. Isi email, password, nama, divisi, dan cabang.
Pengaturan: periksa QRIS/bank, meja QR, informasi struk, dan SOP per divisi.
Komisi/payroll: periksa konfigurasi unit usaha sebelum mengaktifkan rumus komisi; jangan menganggap komisi otomatis aktif.
Stock tetap terkunci dengan PIN terpisah dan tidak boleh dibuka otomatis oleh proses setup akun.
Kasir / POS
Pastikan cabang aktif benar sebelum membuka meja atau membuat transaksi.
Periksa item, jumlah, harga, diskon, dan total sebelum konfirmasi pembayaran.
Jika Kitchen aktif, kirim pesanan melalui alur Kirim Dapur dan pantau statusnya.
Konfirmasi pembayaran hanya setelah diterima/diverifikasi. Jika penjualan tercatat tetapi proses akhir gagal, jangan menagih dua kali; minta Owner memeriksa transaksi.
Periksa cabang dan isi struk sebelum cetak atau kirim WhatsApp.
Kitchen / Dapur
Tiket muncul setelah pesanan dikirim ke dapur dari alur kasir.
Tandai sedang dimasak saat mulai, lalu selesai ketika makanan siap.
Pastikan item dan catatan cocok. Laporkan tiket ganda/tidak dikenal kepada Manager.
Waiter
Periksa meja yang ditugaskan dan cabang aktif.
Buka order baru dan periksa item, jumlah, catatan, serta meja.
Verifikasi pesanan dengan kondisi sebenarnya sebelum VERIFY & CONFIRM.
Gunakan Revisi Order jika tersedia; jika revisi sudah dipakai, ikuti alur membuat order baru agar riwayat lama tersimpan.
Guest QR adalah halaman terpisah. Waiter bertugas memeriksa dan memverifikasi pesanan.
Accounting
Pilih tanggal dan cabang yang benar sebelum membaca laporan.
Periksa omzet, modal/COGS, pengeluaran, dan laba bersih.
Tinjau payroll, gaji, komisi, bonus, dan potongan terhadap data staf dan periode yang benar.
Untuk transaksi parsial/selisih, catat temuan dan minta Owner melakukan rekonsiliasi; jangan mengubah angka tanpa jejak.
Guest QR Ordering
Pelanggan memindai QR yang benar untuk meja dan cabang.
Pelanggan memilih menu publik, jumlah, catatan, lalu mengirim pesanan.
Staf mengikuti alur verifikasi. Pesanan QR bukan bukti pembayaran lunas.
Jika Waiter dinonaktifkan, Owner harus menunjuk staf untuk memantau pesanan masuk lewat alur operasional yang tersedia.
Jangan membagikan token meja atau tautan QR internal kepada pihak yang tidak berwenang.
Cabang & Penugasan
Jika cabang sudah terdaftar, gunakan cabang tersebut; tidak perlu membuat ulang untuk setiap akun baru.
Jika belum ada, administrator sistem perlu menyiapkan ID, metadata cabang, konfigurasi sistem, data operasional database, dan izin akses.
Tetapkan user hanya ke cabang yang diperlukan. Manager hanya boleh mengakses cabang yang ditugaskan.
Daftar cabang berasal dari konfigurasi sistem. Form akun staf tidak otomatis membuat cabang baru.
Stock — Akses Terbatas
Stock tetap terkunci dengan PIN. Jangan melewati penguncian untuk menyelesaikan setup modul lain.
PIN tidak dicantumkan di panduan publik. Minta Owner/pengelola berwenang untuk instruksi akses secara terpisah.
Pastikan item, satuan, resep, cabang, dan perubahan stok benar. Laporkan selisih dan jangan menghapus jejak audit.
Penguncian PIN yang hanya diperiksa di browser bukan perlindungan kuat terhadap pemeriksaan source code. Pengamanan PIN akan ditinjau terpisah.